Meski Corona, Animo Pendaftar TNI Masih Tinggi

Laporan: Heri Purwanto author photo
Salah satu peserta seleksi calon TNI menunjukan berkas administrasi


Abdya-Pandemi virus corona terus mewabah di tanah air, tidak terkecuali Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Provinsi Aceh. Kendati demikian, hal ini tidak menyurutkan para pemuda di wilayah itu untuk menggapai cita-cita menjadi prajurit TNI AD. 

Dengan mengutamakan disiplin physical distancing sebanyak 23 pemuda dari 9 Kecamatan dalam Kabupaten, mengikuti apel pengecekan administrasi Calon Tamtama (Cata) TNI AD di Makodim 0110/Abdya, Jalan Bukit Hijau Desa Keude Paya Kecamatan Blangpidie, Senin (13/4/2020).

Dandim 0110/Abdya Letkol Czi M Ridha Has, S.T., M.T. melalui Perwira Seksi Personel Lettu Inf Edi Mailiswar kepada acehpress menyebutkan, kegiatan tersebut digelar sebagai tindak lanjut dari ST Pangdam IM dan Rencana Panitia Subpanda Korem 012/TU, tentang kelanjutan pelaksanaan seleksi sidang Parade Cata PK Gel I TA 2020.

Diterangkan Lettu Edi, Parade Subpanda Korem 012/TU (Pantukhir Daerah) akan dilaksanakan pada Rabu, (15/4) lusa. Sebelum ke tahap Parade, para calon yang semula berjumlah 43 orang itu terlebih dahulu harus melewati uji renang dasar.

"Selain mengecek bahan administrasi dan dokumen persyaratan, kita juga periksa kesehatan mereka, tidak ada gangguan batuk, demam, flu dan gangguan kesehatan lainnya," urai Pasipers.

Lanjutnya, sesuai rencana para Cata akan berangkat ke Korem 012/TU Meulaboh pada Selasa (14/4) besok secara mandiri/masing-masing. Hal ini berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, di mana para Cata diberangkatkan secara rombongan, diangkut dengan mobil Kodim.

"Program tetap berjalan, dengan mempedomani protap waspada virus corona," tutup Pasipers.

Sementara itu, salah satu calon, Sukandar (20) asal Kecamatan Blangpidie, mengakui dirinya tetap semangat mengikuti rangkaian seleksi calon TNI AD, meski virus corona terus mewabah. Ia yakin dengan mengikuti semua anjuran dari Pemerintah, TNI-Polri selama ini, penyebaran virus corona bisa dihentikan. 

"Saya selalu berdoa kepada Tuhan. Pertama, jauhkan corona dari saya dan keluarga. Kedua, luluskanlah saya menjadi TNI," demikian polos Sukandar.
Share:
Komentar

Berita Terkini