Mudahkan Akses Ekonomi Rakyat, TNI di Abdya Bangun Jalan Tembus Gunung

Laporan: Heri Purwanto author photo
Dandim 0110/Abdya Letkol Czi M Ridha Has, S.T., M.T. bersama dengan masyarakat tinjau rencana lokasi TMMD ke-109


AcehPress - Abdya |   Dalam waktu dekat Kodim 0110/Abdya kembali akan membangun sejumlah Infrastruktur desa melalui program TMMD ke-109. 

Informasi yang dihimpun, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ini akan digelar pada Oktober mendatang di Desa Lam Kuta dan Babah Lhung Kecamatan Blangpidie. Untuk mematangkan agenda tersebut Kodim 0110/Abdya telah melakukan berbagai kegiatan persiapan di antaranya sosialisasi, musyawarah dengan masyarakat dan peninjauan lokasi.

"Ya benar, dalam waktu dekat kita akan melaksanakan kegiatan TMMD ke-109. Untuk persiapan telah mulai dilakukan," ungkap Dandim 0110/Abdya Letkol Czi M Ridha Has, S.T., M.T. kepada wartawan di Blangpidie, Selasa 9 Juni 2020.

Dandim menjelaskan, TMMD merupakan program rutin TNI. Program ini selaras dengan program pemerintah daerah yaitu sama-sama menciptakan kesejahteraan masyarakat.

TMMD ke-109 akan dihelat selama 30 hari melibatkan komponen TNI, Polri, Pemda dan masyarakat. Dalam waktu 1 bulan multi komponen ini akan mengimplementasikan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat bahu membahu bergotong royong mewujudkan akselerasi pembangunan fisik dan non fisik desa.

Untuk kegiatan non fisik, lanjut Dandim, TMMD ke-109 Kodim Abdya akan menyasar lebih kepada pembangunan ideologi bangsa dan mental masyarakat melalui rangkaian sosialisasi dan penyuluhan.

"Rangkaian ini akan kita padukan dengan kegiatan bhakti sosial seperti pengobatan gratis, pembagian Sembako dan Bazar. Selebihnya pelaksanaan agenda ini akan kita sesuaikan dengan protap penanganan pencegahan covid-19," urainya.

Sementara untuk kegiatan fisik Dandim meyebutkan pihaknya akan membuka dan membangun jalan di area pegunungan sepanjang 8,5 Km lengkap dengan jembatan dan gorong-gorong. Jalan yang menghubungkan perkampungan ke perkebunan rakyat ini rencananya akan dikerjakan lebih awal pada bulan Juli. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan qualitas bangunan jalan sesuai dengan target yang telah ditentukan.

Dandim mengaku dirinya telah berapa kali naik ke lokasi dan takjub melihat langsung batang tanaman seperti jengkol, durian, pala dan lainnya tumbuh subur dan melimpah. Namun ia menyayangkan aset tersebut saat ini belum bisa dikelola dengan baik oleh masyarakat setempat lantaran terkendala dengan akses jalan.

"Kita berharap dengan program TMMD, harapan masyarakat soal akses jalan ke perkebunan bisa terrealisasi. Untuk itu kami mohon dukungan dan kerja sama dari semua pihak, agar program TMMD ini terlaksana dengan baik dan sukses," tutupnya.

Share:
Komentar

Berita Terkini