Siap Kawal Penerapan Masa New Normal, Kodim Abdya Uji Rapid Test Prajurit

Laporan: Heri Purwanto author photo


AcehPress - Abdya |  Segenap Prajurit jajaran Kodim 0110/Abdya dipastikan siap dikerahkan kembali membantu pemerintah daerah dalam penanganan dan pencegahan covid-19 terutama di transisi penerapan fase new normal.

Kepastian ini disampaikan Dandim 0110/Abdya Letkol Czi M Ridha Has, S.T., M.T.  saat ditemui wartawan di Makodim setempat, Desa Keude Paya Kecamatan Blangpidie, Selasa 9 Juni 2020.

Dandim menyebutkan, untuk menjamin kesiapan tersebut pihaknya telah melakukan uji rapid test covid-19 di kalangan prajurit, pada Senin (7/6) kemarin.

Sebanyak 30 orang personel yang tercatat baru saja melaksanakan riwayat perjalanan dinas baik dalam maupun luar daerah, dan sebelumnya telah menjalani karantina mandiri selama 2 minggu, diperiksa kembali kesehatannya oleh tim medis Dinkes Aceh Barat Daya.

"Alhamdulillah semuanya hasilnya negatif. Kita optimis, prajurit kita di wilayah semuanya sehat, siap bantu Gugus Tugas kabupaten
menangani pencegahan covid-19 terutama dalam mengawal penerapan masa new normal," ujarnya.

Sementara itu, terpisah Kadinkes Abdya Safliati, SST, Mkes mengapresiasi upaya dari Kodim 0110/Abdya terkait uji rapid test di kalangan prajurit. Menurutnya langkah tersebut sangat tepat untuk menjamin kesehatan prajurit dari virus corona saat masing-masing prajurit melaksanakan tugas di wilayahnya dan bersinggungan dengan masyarakat.

"Kita tidak menginginkan hal buruk terjadi. Karena selama ini mereka (TNI) ikut aktif dengan kita perangi covid-19 di kecamatan. Apresiasi untuk TNI, dan seluruh petugas Kesehatan Puskesmas Abdya," tuturnya.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab. Abdya ini menilai keterlibatan peran TNI Polri dalam penanganan pencegahan covid-19 terutama dalam penerapan masa new normal sangatlah penting. Menurutnya peran dari sinergitas TNI Polri sangat membantu dalam mendisiplinkan kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

"Pencegahan covid-19 ini tidak bisa ditumpukan penanganannya pada satu pihak saja, semuanya harus ikut andil. Pemerintah, Medis, TNI Polri semuanya penting dan berperan," tandasnya.

Share:
Komentar

Berita Terkini