Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa Abdya Orasi ke DPRK

Laporan: Heri Purwanto author photo


ACEHPRESSAbdya | Gelombang penolakan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) terus berlanjut. Kali ini Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Abdya Menggugat (Geram) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRK setempat, Desa Keude Paya Kecamatan Blangpidie, Senin (11/10/2020).

Informasi dirangkum Acehpress, massa yang tergabung dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), SEMMI, Ikatan Mahasiswa Pelajar Aceh Barat Daya (IMPADA) dan Gapelmabdya Meulaboh ini duduki DPRK Abdya untuk menyampaikan rasa kekecewaan. Mahasiswa menilai UU Cipta Kerja yang baru disahkan DPR RI pada Senin (5/10) syarat merugikan rakyat terutama kaum buruh.

Pantauan, sebelum mengepung DPRK, mahasiswa terlebih dahulu mengambil titik kumpul di lapangan bola Persada dan kemudian menggelar teatrikal orasi di simpang Cerana kawasan Blangpidie.

Dengan pengawalan ketat pihak keamanan, massa yang dikoordinasi Julianda menyerukan tuntutan kepada Pemerintah agar membatalkan Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law.

Share:
Komentar

Berita Terkini