Dandim Abdya Dampingi Danrem 012/TU Silaturahmi ke Ponpes Dayah Manyang

Laporan: Heri Purwanto author photo

 


AcehPress.com, ABDYA | Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo mendampingi Danrem 012/TU Kolonel Inf Djon Afriandi, S.I.P., MS.DA melakukan kunjungan silaturahmi ke Pengasuh Pondok Pesantren Pusat Komuniti Islam Yayasan Al-Insaniyh (Puskiyai) Tgk H. Parmadi M.Sc, bertempat di Desa Kayee Aceh, Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Abdya, Sabtu (20/3).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Danrem 012/TU Kolonel Inf Djon Afriandi, S.I.P., MS.DA, Tgk H. Parmadi M.Sc, Ketua Persit Koorcab Rem 012/Teuku Umar PD Iskandar Muda Ny. Djon Afriandi Kasi Ter Korem 012/TU Mayor Arh Boy Suarmen S.E, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo, Ketua Persit Cabang  XXXII Koorcab Rem 012/TU Ny. Arip Subagiyo.

Kedatangan Danrem 012/TU di Pesantren Pusat Komuniti Islam Yayasan Al-Insaniyh (Puskiyai) ini disambut hangat oleh Pimpinan Pondok Pesantren Puskiyai Tgk H. Parmadi M.Sc, beserta para pengurus yang ada dalam Pesantren tersebut dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19.

Danrem 012/TU Kolonel Inf Djon Afriandi, S.I.P., MS.DA, dalam silaturahminya menyampaikan ucapkan terimakasih kepada Tgk H. Parmadi selaku Pimpinan Pesantren Puskiyai atas sambutannya.

Danrem Djon Afriandi menyebutkan, kunjungan tersebut sebagai bentuk silaturahmi dan menjalin komunikasi antara prajurit TNI jajaran Korem 012 TU dengan masyarakat, khususnya para Santri dan Santriwati Pondok Pasantren Puskiyai.

Di sela-sela acara tersebut Danrem dan Tgk H. Parmadi berkesempatan salaing memberikan cindera mata (kenang-kenangan) sebagai bentuk kedekatan antara Pengasuh Pondok Pesantren Puskiyai dan Komandan Korem 012/Tu, serta melihat-lihat seputaran pondok pesantren.

Setelah selesai melaksanakan silaturahmi di Pesantren Puskiyai, Danrem 012/TU beserta rombongan menyempatkan waktu melihat batang dan buah jengkol milik Pak Tarmizi yang berada di Desa Kayee Aceh, Kecamatan Lembah Sambil dan milik Buk Nuraini di Desa Lhang Kecamatan Setia.


Batang jengkol milik Pak Tarmizi, rata-rata sudah berumur -+ 8 (delapan) tahun dan bersertifikat, sedangkan milik Nuraini saat ini batang jenggotnya sedang berbuah. Rencananya buah cengkol tersebut nantinya akan dijadikan bibit, guna membantu percepatan peningkatan kesejahteraan Rakyat. (*)

Sumber : Pendim 0110/Abdya

Share:
Komentar

Berita Terkini