Pangdam IM Apresiasi Penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Gayo

Laporan: AYU author photo
Banda  ACEH - Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Mohamad Hasan menghadiri pembukaan Pekan Kebudayaan Gayo, berupa pameran benda pusaka peninggalan Reje Linge, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Takengon ke-445 tahun 2022, di Gedung Olah Seni (GOS) Blang Kolak II, Kecamatan Bebesen, Kab. Aceh Tengah, Rabu 23 Februari 2022.


Kedatangan Pangdam IM didampingi Kasdam IM Brigjen TNI Wachid Apriliyanto, Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Bayu Permana dan Asren Kodam IM Kolonel Arh Racmady Barungsinang.


Pangdam IM beserta rombongan diterima dengan ucapan selamat datang oleh Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar, yang sekaligus menyelimutkan kain adat Opoh Ulen-Ulen bermotifkan Kerawang Gayo, yang mengisyaratkan kehangatan.


Bupati Aceh Tengah dalam sambutannya menyampaikan harapan masyarakat Kab. Aceh Tengah tentang semangat dan komitmen kebersamaan untuk menjaga budaya yang  dimiliki, tidak hanya untuk dipertahankan, namun juga agar lebih dikenal di kalangan masyarakat baik lokal maupun dari luar.


“Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah terus berkomitmen untuk mempertahankan seni dan budaya Gayo sebagai warisan leluhur, yang tentunya kelak secara estafet akan kembali kita teruskan kepada generasi yang akan datang, sehingga membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, karena pemerintah tidak dapat berbuat sendiri tanpa adanya keterlibatan dan kepedulian dari semua pihak,” ucap Bupati negeri di atas awan ini.


Sementara itu, Pangdam IM dalam sambutanya mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama komunitas Dewan Adat Gayo beserta segenap panitia pelaksana yang telah menggagas penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Gayo dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Kota Takengon ke-445 tahun 2022.


Pangdam IM menilai kegiatan seperti ini merupakan suatu hal yang luar biasa, sebagai salah satu upaya menumbuhkan kepedulian bersama dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya dan adat istiadat ditengah kemajuan teknologi informasi yang semakin luas dan terus berkembang.


Jenderal bintang dua ini juga menyampaikan, Kodam Iskandar Muda juga akan selalu turut serta dan mendukung dalam mempelopori pembangunan masyarakat Aceh di berbagai aspek, termasuk ikut serta dalam mempelopori dibentuknya lembaga kebudayaan di Aceh. 


Pangdam IM juga merasa terhormat dan bangga, karena sejarah lambang Gajah Putih yang dipakai oleh Kodam Iskandar Muda berasal dari tanah Gayo. Sejarah Gajah Putih ini harus dituliskan, agar dapat diketahui oleh seluruh prajurit Kodam Iskandar Muda maupun masyarakat Aceh.


“Kami berharap semoga rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan mencapai maksud dan tujuan secara maksimal sesuai yang diharapkan, dan kami berharap hubungan baik antara kami prajurit Kodam Iskandar Muda dengan masyarakat dapat terjalin, seiring dalam upaya memberikan kontribusi pada pelestarian warisan budaya bangsa serta dalam rangka pembangunan di Kabupaten Aceh Tengah,” tutup Pangdam IM.


Selanjutnya Pangdam IM beserta rombongan meninjau pameran benda pusaka peninggalan Reje Linge di dalam Gedung Olah Seni (GOS) Takengon serta melihat langsung penampilan Tari Sining yang dibawakan oleh Sanggar Kobat Aceh Tengah.


Turut hadir dalam acara tersebut, Dandim 0106/Ateng Letkol Inf Wasono Handayani, Kapolres Aceh Tengah AKBP Nurochman Nulhakim, S.IK, Ketua Dewan Adat Gayo Ir. Tagore Abubakar, tokoh masyarakat Aceh Tengah Ir. Sukur Kobat, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tengah Yovandi Yazid.SH.MH, Ketua MPU Aceh Tengah Drs. Amry Jalaludin dan para Kepala SKPK Aceh Tengah.
Share:
Komentar

Berita Terkini